![]() |
| Tes CPNS Kementerian Pertanian dimulai hari ini dan di ikuti oleh 6000 Honorer |
BERITAPNS.COM--- Tes Kompetensi Dasar CPNS Kementerian Pertanian untuk Penyuluh Pertanian dari pelamar THL-TB resmi digelar mulai hari ini.
Selamat datang di blog Review Info, temukan hal-hal menarik, berita terbaru, dan informasi menarik yang ada di dalam artikel blog ini
![]() |
| Tes CPNS Kementerian Pertanian dimulai hari ini dan di ikuti oleh 6000 Honorer |
PERAWANGPOS -- Sinyalemen gawat dilontarkan pengamat politik Muslim Arbi. Menurut Muslim, Presiden Joko Widodotelah “memelihara” pegiat sosial media pro Jokowi untuk mendukung kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017, sekaligus menyiapkan ‘pasukan’ untuk Pilpres 2019.
Muslim menyebut aktivis sosmed pro Jokowi yang dikerahkan untuk mendukung Ahok sebagai “teroris medsos”. “Jokowi kembali yang mengundang aktivis medsos pro Jokowi ke Istana. Tujuannya, ‘teroris medsos’ dikerahkan untuk pencitraan dan menyerang pihak lawan politik di dunia maya. Jokowi bisa saja meminta dukungan ‘teroris sosmed’ untuk memenangkan Ahok di Pilkada DKI 2017,” tegas Muslim kepada intelijen (03/10).
Dari publikasi yang ada, kata Muslim, aktivis medsos yang diundang ke Istana kebanyakan pendukung Jokowi-Ahok. “Kalau saya lihat akun Facebook orang-orang yang diundang Istana kebanyakan pendukung Jokowi dan Ahok,” ungkap Muslim.
Terkait pelibatan aktivis medsos, Muslim mengingatkan, cara yang dilakukan Jokowi dengan mengundang pegiat medsos justru akan memunculkan iklim tidak sehat dalam demokrasi. “Demi menjaga pencitraan, maka pegiat media sosial diundang akan memberitakan gaya pencitraan Jokowi. Ini sama saja pembodohan secara massal terhadap rakyat,” jelas Muslim.
Menurut Muslim, pegiat medsos mempunyai tugas untuk membalikkan fakta sebenarnya seperti kasus penggusuran di Bukit Duri. “Jokowi pernah berjanji tidak ingin melakukan penggusuran di Bukit Duri tetapi kenyataannya Presiden Jokowi diam saja. Dan janji Jokowi itu tersebar, ini membuat Jokowi resah dan butuh bantuan dari pegiat media sosial untuk mengkonter berita-berita seperti itu,” papar Muslim.
Tak hanya itu, Muslim mengungkapkan, pegiat medsos biasanya juga membuat akun kloningan untuk menyerang lawan politik penguasa. “Akun-akun yang diindikasi pendukung Jokowi menyerang membabi buta di medsos maupun kolom-kolom artikel di media online,” pungkas Muslim.
Seperti tertulis di Fanpage Facebook Presiden Jokowi, Ahad (02/10), mantan Wali Kota Solo itu menggundang pegiat media sosial (medsos) untuk makan siang di Istana.
“Makan siang bersama pegiat media sosial di Istana Negara hari Jumat. Diskusinya sangat menarik dan banyak bermanfaat. Tiga bulan lagi kita adakan kegiatan yang sama. Semoga yang diundang nanti langsung percaya bahwa yang mengajak makan siang adalah Presiden…,” tulis Jokowi. [Pp]
Sumber : Intelijen

DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
PERAWANGPOS , Serang -- Ribuan Buruh pabrik kertas PT Indah kiat Pulp and Paper Serang Mill risau dengan adanya rencana pemutusan hubungan kerja(PHK)oleh pihak perusahaan. Perusahaan yang sudah puluhan tahun berdiri dalam waktu dekat ini akan memutuskan hubungan kerja kepada karyawan yang bekerja terhitung masuknya karyawan dari tahun 1996 hingga sekarang.
Salah satu karyawan yang tidak mau di sebutkan namanya kepada awak media mengatakan dirinya merasa risau dengan rencana PHK besar besaran oleh indah kiat.
Dia mengaku bekerja di perusahaan ini sudah puluhan tahun. Lelaki asal sumatera utara ini menambahkan, bila memang karyawan yang akan di PHK di atas tahun 1996,maka saya akan kena imbas”katanya.
Perusahaan yang bergerak di bidang produksi kertas industri, memiliki ribuan karyawan,baik dari tingkatan cleaning servis,bagian produksi sampai tingkatan manager akan kena dampak.Informasi yang di terima dari salah satu karyawan, dirinya mengaku bingung dengan adanya rencana PHK.”nanti kalau saya kena PHK apa masih bisa bertahan si Serang atau pulang kampung saja”katanya mengaku di bagian produksi.Lelaki yang memiliki dua anak ini bersama teman-teman sering membicarakan terkait rencana PHK oleh perusahaan.
Terkait informasi adanya pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran, pihak perusahaan membantah.”itu tidak benar,ada pun yang di PHK sesuai dengan ketidak mampuan si karyawan dengan melakukan penilaian,misalnya nilainya B atau C maka itulah yang kena PHK “.katanya ketika di hubungi lewat telepon selularnya.Arif menambahkan,karyawan yang masuk dari tahun 1996 tidak semua terkena dampak. sebagai mana informasi yang beredar, karyawan yang berkualitas tidak kena dampak.
Terkait informasi yang iglobal himpun dari beberapa karyawan yang berhasil kami dapatkan,bahwa karyawan yang terkena dampak PHK nantinya akan di pekerjakan kembali,namun kata sumber ,akan di bawah naungan salah satu Outsorsing. Humas PT Indah kiat ketika di konfirmasi via telepon selularnya membantah “itu tidak benar” akan tetapi karyawan yang di bawah outsorsing adalah bagian sekuriti atau satpam. [Pp]
Sumber : GlobalNews
![]() |
| CPNS MA 2016 |

baca juga: Penerimaan CPNS BPK 2016
![]() |
| Dok: jpnn |
![]() |
| Gambaran tenaga honor indonesia |
PERAWANGPOS, SIAK- Mulai 2017 mendatang, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) atau sekolah lain yang sederajat, baik negeri dan swasta yang ada di seluruh kabupaten akan diambil alih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Di Kabupaten Siak terdapat 58 sekolah dengan rinci yakni, SMAN sebanyak 31 sekolah, SMKN sebanyak 12 sekolah, dan swasta SMA 1 sekolah, SMK 14 sekolah.
Sementara untuk jumlah guru dan pegawai lainnya yang akan dialihkan statusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) nya dari kabupaten ke pemprov sekitar guru PNS SMA sekitar 427 orang dan guru PNS SMK sekitar 173 orang. Untuk pengawas SMA 467 orang dan pengawas di SMK sebanyak 173 orang, PNS tenaga administrasi di SMA sebanyak 33 orang dan harmonis terasi di SMK sebanyak 14 orang.
Ahad (25/9/16), keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Siak Kadri Yafis dikutip dari riauterkini.com mengatakan bahwa saat ini proses pengalihan kewenangan dari kabupaten ke pemprov masih berjalan.
"Kita masih melakukan proses, dan pengalihan itu akan berlaku pada Januari 2017 mendatang," ujar Kadri.
Sementara itu, mengenai honorer yang ada di tiap-tiap sekolah masih menjadi bahan perbincangan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan Pemprov Riau. Pemkab Siak tetap berusaha agar seluruh tenaga honorer dapat diambil alih Pemprov.
"Untuk tenaga honorer yang ada, masih dalam perbincangan. Karena selama ini, mereka (tenaga honorer,red) ditanggung Pemkab Siak, sehingga apabila sekolah diambil alih untuk tenaga honorer nya bagai mana?," ujar Kadri Yafis.
Saat ini jumlah tenaga honorer yang ada sekitar 528 orang, dengan rincian guru non PNS 348 orang SMA, dan SMK sekitar 180 orang.
Kadri mengungkapkan bahwa, apabila tenaga honorer ini tidak diambil alih pihak Pemprov maka nasib mereka akan terancam dirumahkan atau diistirahatkan. "Kalau pihak Pemprov tak menerima tenaga honorer yang ada, kita pun begitu karena status sekolah mereka diambil alih Pemprov, dan akan salah apabila tenaga honorer itu dibiayai Pemkab," ungkapnya.
Sumber: riauterkini.com
![]() |
| gambar ilustrasi TPG |
Silahkan Download Aplikasi BERITA PNS di Hp android sobat untuk berlangganan informasi terupdate seputar Guru, Honorer, CPNS dan Informasi PNS (gaji dan Tunjangan serta regulasi terbaru lainnya), Download Applikasinya diplaystore ==> https://play.google.com/BERITAPNS.COM
![]() |
| ilustrasi |
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru