Tampilkan postingan dengan label GURU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GURU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Oktober 2016

ABSENSI NASIONAL TELAH DIBUAT KEMENDIKBUD, GURU YANG TERTANGKAP TIDAK MENJALANKAN TUGAS AKAN DIBERIKAN SANKSI PENCABUTAN SERTIFIKASI

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya di seluruh indonesia. Selamat beristirahat di akhir pekan ini. Apa kabar bapak dan ibu? Pastinya luar biasa ya. Masih dengan info hangat dari kemendikbud nih. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Absensi Nasional Telah Dibuat Kemendikbud, Guru Yang Tertangkap Tidak Menjalankan Tugas Akan Diberikan Sanksi Pencabutan Sertifikasi, simak info selengkapnya dibawah ini...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan sedang menyusun aturan baru untuk guru.
Nantinya, guru yang berstatus PNS atau bersertifikasi diwajibkan berada di sekolah selama delapan jam seperti PNS pada umumnya.
"Ini sedang kita proses legal drafting-nya. Kita lihat secara perundang-undangan. Tapi intinya itu akan menjadi bagian dari reformasi organisasi pembelajaran di SD maupun SMP, termasuk SMK," katanya saat menghadiri Seminar Nasional di Kota Malang, Sabtu (22/10/2016).
Menurut Muhadjir, aturan itu akan berlaku untuk seluruh guru, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Apalagi, dalam waktu dekat full day school atau yang disebut sebagai program penguatan pendidikan karakter (PPPK) akan diterapkan.
"Pokoknya semua guru yang sudah PNS dan sudah mendapat tunjangan profesi, maupun guru swasta yang bersertifikat, otomatis dia guru profesional dan harus mempertanggungjawabkan profesionalitasnya, delapan jam minimum dia harus berada di sekolah," jelasnya.
Bagi guru yang tidak melaksanakan aturan itu akan dikenakan sanksi. Mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi penundaan dana sertifikasi.
Untuk menerapkan itu, Mendikbud sudah meminta jajarannya untuk membuat absensi nasional bagi guru. "Kita minta Dirjen untuk membuat absensi nasional," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Mendikbud juga tengah berupaya untuk memperbaiki sistem pengelolaan di sekolah.
Setiap kepala sekolah akan dibebaskan dari jam pelajaran dan hanya fokus mengelola manajemen yang ada di sekolah itu.
"Fungsi kepala sekolah bukan guru lagi. Sudah jadi manager," jelasnya. Selama ini, kepala sekolah masih memiliki tanggung jawab mengajar.
Kondisi itu membuat kepala sekolah tidak akan fokus mengelola manajemen yang ada di sekolah itu.
"Jadi saat itu kepala sekolah merupakan guru yang kebetulan disuruh menjadi kepala sekolah saja," jelasnya.
Mendikbud juga sedang mengkaji pengurangan mata pelajaran untuk SD dan SMP. Jika diketahui terlalu banyak beban mata pelajaran untuk siswa, sejumlah mata pelajaran akan dihapus.
"Lebih baik banyak waktu dibanding terlalu banyak beban mata pelajaran," ungkapnya.
FOLLOW BERITA PNS DAN GURU DISINI : 
(Sumber : kompas)

Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu Guru sekalian. Jangan lupa dibagikan ya beritanya agar info ini sampai ke seluruh guru di Indonesia. Terima kasih atas perhatiannya. Tetap setia bersama kami Pilahberita.com situs resmi Pegawai Negeri Sipil dan Guru Indonesia.

ATURAN TERBARU DARI MENDIKBUD UNTUK SELURUH GURU/KEPALA SEKOLAH NEGERI NEGERI DAN SWASTA

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Aturan Terbaru Dari Mendikbud Untuk Seluruh Guru Dan Kepala Sekolah Negeri/Swasta, simak info selengkapnya dibawah ini...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan sedang menyusun aturan baru untuk guru.
Nantinya, guru yang berstatus PNS atau bersertifikasi diwajibkan berada di sekolah selama delapan jam seperti PNS pada umumnya.
"Ini sedang kita proses legal drafting-nya. Kita lihat secara perundang-undangan. Tapi intinya itu akan menjadi bagian dari reformasi organisasi pembelajaran di SD maupun SMP, termasuk SMK," katanya saat menghadiri Seminar Nasional di Kota Malang, Sabtu (22/10/2016).
Menurut Muhadjir, aturan itu akan berlaku untuk seluruh guru, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Apalagi, dalam waktu dekat full day school atau yang disebut sebagai program penguatan pendidikan karakter (PPPK) akan diterapkan.
"Pokoknya semua guru yang sudah PNS dan sudah mendapat tunjangan profesi, maupun guru swasta yang bersertifikat, otomatis dia guru profesional dan harus mempertanggungjawabkan profesionalitasnya, delapan jam minimum dia harus berada disekolah," jelasnya.
Bagi guru yang tidak melaksanakan aturan itu akan dikenakan sanksi. Mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi penundaan dana sertifikasi.
Untuk menerapkan itu, Mendikbud sudah meminta jajarannya untuk membuat absensi nasional bagi guru. "Kita minta Dirjen untuk membuat absensi nasional," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Mendikbud juga tengah berupaya untuk memperbaiki sistem pengelolaan di sekolah.
Setiap kepala sekolah akan dibebaskan dari jam pelajaran dan hanya fokus mengelola manajemen yang ada di sekolah itu.
"Fungsi kepala sekolah bukan guru lagi. Sudah jadi manager," jelasnya. Selama ini, kepala sekolah masih memiliki tanggung jawab mengajar.
Kondisi itu membuat kepala sekolah tidak akan fokus mengelola manajemen yang ada di sekolah itu.
"Jadi saat itu kepala sekolah merupakan guru yang kebetulan disuruh menjadi kepala sekolah saja," jelasnya.
Mendikbud juga sedang mengkaji pengurangan mata pelajaran untuk SD dan SMP. Jika diketahui terlalu banyak beban mata pelajaran untuk siswa, sejumlah mata pelajaran akan dihapus.
"Lebih baik banyak waktu dibanding terlalu banyak beban mata pelajaran," ungkapnya.
FOLLOW BERITA PNS DAN GURU DISINI : 
(Sumber :www. kompas.com)
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

Selasa, 18 Oktober 2016

MENTERI MUHADJIR BERI IZIN SEKOLAH MELAKUKAN PUNGUTAN KE WALI MURID, PENDAPAT ANDA??

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Menteri Muhadjir Beri Izin Sekolah Melakukan Pungutan Ke Wali Murid, simak info selengkapnya dibawah ini...
Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan rencananya untuk mengizinkan sekolah memungut biaya tambahan untuk mengumpulkan dana secara mandiri, di sela-sela acara penghargaan 113 kepala daerah di Solo, Jawa Tengah, Minggu pagi, 16 Oktober 2016.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Minggu (16/10/2016), pungutan biaya ini bisa dikenakan pada lembaga di luar sekolah maupun masyarakat umum dan wali murid dalam bentuk donasi. Muhadjir membantah kebijakan ini sebagai pungutan liar. 
Karena sekolah tak bisa hanya mengandalkan dana bos dari pemerintah. Ia berjanji akan turut mengawasi penerimaan dan pengeluaran dana dari luar sekolah.
Kelak besarnya pungutan disesuaikan dengan kebutuhan operasional sekolah.
Tak hanya mengizinkan sekolah memungut biaya tambahan, Mendikbud segera menerapkan kebijakan sekolah sehari penuh atau fullday school bagi siswa SD dan SMP.
Namun rencana itu masih menuai kontroversi, mulai dari kebijakan yang bertentangan dengan undang-undang guru dan dosen, soal jumlah jam mengajar, pembiayaan tenaga pengajar tambahan dan logistik siswa di siang hari. Hingga kurangnya waktu anak berinteraksi dengan keluarganya.
Sumber : (http://tv.liputan6.com) .
FOLLOW BERITA PNS DAN GURU DISINI : 
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

Jumat, 14 Oktober 2016

KEBIJAKAN BARU WAPRES JK, SELURUH GURU AKAN JADI PNS NASIONAL DAN HARUS SIAP DIPINDAH KESELURUH DAERAH DI INDONESIA

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Kebijakan Baru Wapres Jk, Seluruh Guru Akan Jadi Pns Nasional Dan Harus Siap Dipindah Keseluruh Daerah Di Indonesia, simak info selengkapnya dibawah ini...
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, saat ini rasio secara nasional guru dan siswa itu sebenarnya telah di angka 1:18. Jumlah tersebut hanya terpaut satu angka dibandingkan Jepang yang punya rasio guru siswa 1:17. Tapi, persebaran guru di Indonesia masih belum merata
Penyebab utamanya adalah guru menjadi pegawai daerah setelah ada otonomi. “Kita nomor 2 di Asia dari perbandingan guru dengan murid. Jadi mestinya efisien. Kenapa itu terjadi? Karena distribusinya yang tidak baik akibat otonomi pegawai negeri,” ujar JK, saat membuka Konvensi Nasional Pendidikan Nasional VIII di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (12/10) malam.
JK mengibaratkan bakal sulit memindah guru dari Kabupaten Bogor ke Sukabumi. Meskipun di Sukabumi ada kekurangan guru misalnya. ”Ada pikiran untuk memberikan suatu fungsi nasional kepada guru sehingga kita bisa pindah-pindahkan, yang mana kekurangan pindah ke situ,” imbuh dia.
Selain itu, guru yang saat ini menjadi pegawai daerah rawan terseret arus politik pada saat pemilihan kepala daerah. Bahkan, ada guru yang terlibat menjadi tim sukses bupati atau wali kota. Bila calon kepala daerah terpilih maka guru tersebut bisa menjadi kepala dinas.
”Kalau kalah ditempatkan di kecamatan yang jauh, ya apa boleh buat ‘kan. Ini kita harus hindari itu,” ujar JK.
Semestinya, guru saat ini harus lebih profesional. Lantaran, tunjangan untuk guru juga sudah lebih tinggi dibandingkan pegawai negeri sipil yang satu golongan. Apalagi, anggaran pendidikan yang punya porsi 20 persen dari APBN itu sekitar 60 persennya dipergunakan untuk keperluan guru.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata menuturkan, pemindahan guru dari PNS daerah
ke pusat itu bisa saja terjadi. “Tetapi karena terkait dengan aturan, undang-undangnya harus diubah dulu,” katanya. Pejabat yang akrab disapa Pranata itu menjelaskan, status kepegawaian guru salah satunya terikat dengan UU Otonomi Daerah.
Pranata menjelaskan, pendidikan usia dini, dasar, dan menengah itu adalah kewenangan pemerintah pusat yang diotonomikan ke daerah. Sementara untuk pendidikan keagamaan dan pendidikan tinggi tetap terpusat. Pendidikan keagamaan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) sementara pendidikan tinggi di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).
“Berdasarkan ketentuan otonomi daerah itu, PNS guru PAUD, dasar, dan menengah menjadi pegawai pemda,” tuturnya.
Aturan yang berlaku saat ini adalah PNS guru PAUD, SD, dan SMP adalah milik pemerintah kabupaten dan kota. Sedangkan untuk PNS guru SMA dan SMK menjadi pegawai pemerintah provinsi.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Pejabat yang hobi kuliner Sunda itu menjelaskan jika nanti UU tentang otonomi daerah direvisi dan menyasar urusan pendidikan, bisa saja PNS guru berganti jadi pegawai pusat. Dia mengakui bahwa distribusi guru PNS terjadi ketimpangan antara kawasan perkotaan dengan pedalaman.
Untuk mengatasi kesenjangan guru berkualitas itu, Kemendikbud membuat program pengiriman guru garis depan (GGD). Guru-guru peserta program GGD ini tetap berstatus PNS daerah. Namun mereka terikat kontrak untuk bersedia ditempatkan di daerah terluar, terdepan, dan terpencil (3T). Tahun ini, kuota GGD mencapai 7.000 kursi.
(Sumber : www.prokal.co)
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

Rabu, 12 Oktober 2016

KURANG AJAR !! SISWA INI BERFOTO SAMBIL MEROK0K DAN MENAIKKAN KAKI DIATAS MEJA GURUNYA DAN MEMBAGIKANNYA KE MEDIA SOSIAL

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Siswa Yang Berfoto Sambil Merok0k Dan Menaikkan Kaki Diatas Meja Gurunya Dan Membagikannya Ke Media Sosial, simak info selengkapnya dibawah ini...
Bagi seorang siswa atau siswi yang masih menjalani masa pendidikan di bangku pendidikan SMA sederajat, seharusnya Guru adalah sosok yang bisa menggantikan peran orangtua saat di sekolah.
Karena Guru lah orang-orang yang berjasa yang akan membagikan ilmu pengetahuannya kepada kita semua. Jadi bukan hal yang mengherankan jika banyak yang mengatakan bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.
Oleh karena itu sudah selayaknya jika kita wajib menghormati dan menghargai guru-guru kita. Namun pada kenyataan, tidak semua siswa yang sepemahaman dan melakukan hal yang sama. Misalnya kasus yang baru saja terjadi di kota Makassar ini.
Dikutip dari akun Info Kota Makassar, Selasa (11/10), beberapa foto tersebar yang memperlihatkan bagaimana tingkah laku seorang siswa SMA yang sangat tidak sopan terhadap gurunya yang bisa dibilang sudah lanjut usia.
Diketahui siswa tersebut bernama Ilham siswa dari sebuah sekolah yang bernama SMA Toddopuli 6 yang dengan beraninya mengangkat kaki diatas meja gurunya yang bernama Pak Ambo. Namun tak hanya itu saja, Siswa nakal ini juga merokok dan bergaya disamping Guru Ambo yang tampak miris, sembari membaca sebuah buku dan tidak bisa berbuat apa-apa.
Melihat unggahan foto tersebut, postingan ini pun langsung viral dan dibanjiri komentar dari netizen. Hampir seluruh komentar isinya rata-rata mengutuk keras kelakuan bocah nakal SMA tersebut.
“Kasih diliat orang tunya itu foto…jadi kalo dihukum anaknya ndak bisa lapor polisi karena ada bukti kekurangajarannya anaknya…. Saran ku ji… Semoga anak2ku nda begitu ya Allah…,” tulis akun Aty Kanto.
“Contoh siswa yang berprestasi,” kata Rusdi Daeng.
“Serba salahnya jadi guru, dijitak lapor polisi, ndak dijitak cuma na injak2 guruna…,” ujar Richa Maryam.
Jangan sampai kamu melakukan hal seperti ini ya guys!
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

Jumat, 07 Oktober 2016

KABAR GEMBIRA !! PEMERINTAH AKAN BERIKAN TUNJANGAN KHUSUS UNTUK GURU-GURU DI DAERAH

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Berita PNS dan Guru kembali hadir dengan berita tentang kabar gembira, pemerintah akan berikan guru di daerah-daerah tunjangan khusus.. mari kita simak berita selengkapnya...
Pemerintah berencana meratakan penyebaran guru di pelosok-pelosok daerah di Indonesia. Untuk itu, disiapkan daya dorong berupa tunjangan khusus pada tahun 2017.

"Guru di Indonesia sebenarnya banyak, tapi penyebarannya kurang merata. Serupa dengan dokter, maka tunjangan khusus ini untuk memberi daya dorong pemerataan, mengurangi kesenjangan pendidikan," ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Selasa (4/10/2016).
Hal ini disampaikan Mardiasmo saat menjadi narasumber Musyawarah Kerja Nasional I dan Bimbingan Teknis Nasional Partai Persatuan Pembangunan di Hotel Mercure, Ancol.
Menurutnya, tunjangan itu merupakan bagian dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik untuk guru PNSD.
Pemerintah memberikan tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) berupa DAK Afirmasi kepada daerah berciri kepulauan, daerah perbatasan, dan daerah tertinggal. 

"Alokasi DAK Afirmasi dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Serta sarana prasarana di pedesaan. Membangun dari pinggiran karena kita masih Jawasentris belum Indonesiasentris, agar sesuai dengan nawacita," katanya.
Wamenkeu berharap anggota DPR dan DPRD dapat mendukung percepatan revisi UU tentang perimbangan keuangan hubungan pusat dan daerah. 
Dia juga berharap, Bupati bersama Anggota DPRD dapat mengelola dana transfer daerah untuk tujuan kesejahteraan masyarakat luas.
(Sumber: rakyatku)
Demikian berita dan informasi yg dapat redaksi Pilah Berita bagikan pada malam hari ini dan semoga bermanfaat. Jika berkenan mohon berikan komentar dan pendapatnya. Tetap setia bersama Pilahberita dan wassalam.
KATA KUNCI : tunjangan pns, lapor tunjangan dikdas, tunjangan fungsional, tunjangan profesi guru, pencairan tunjangan sertifikasi guru 2016, tunjangan kinerja pns, tunjangan profesi, pencairan sertifikasi guru, tunjangan sertifikasi, tunjangan sertifikasi guru, cek tunjangan, tunjangan dikdas, tunjangan guru, sk tunjangan sertifikasi, cek sk tunjangan, sk tunjangan profesi guru, cek tunjangan fungsional, cek sk tunjangan profesi, tkd dki, cek sk tunjangan sertifikasi, cek tunjangan sertifikasi, pencairan tunjangan sertifikasi, sistem penggajian pns, info tunjangan guru, kinerja pns, penggajian pns, tunjangan guru non pns 

Kamis, 06 Oktober 2016

Mau Tahu! Syarat Kelulusan PLPG Sertifikasi Guru 2016

PERAWANGPOS, Selamat malam rekan-rekan Guru sekalian, berikut ini informasi penting mengenai Syarat kelulusan Sergur melalui PLPG.

Proses sertifikasi guru tahun 2016 melalui jalur Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) mengalami banyak perubahan. Salah satu perubahan itu adalah Passing-grade kelulusan UTN PLPG adalah 80 yang tahun sebelumnya hanya 42.

Berdasarkan buku panduan teknis pelaksanaan sertifikasi guru yang dibuat oleh Konsorsium Penyelengara Sertifikasi Guru Tahun 2016, peserta dinyatakan lulus sertifikasi guru jika memenuhi dua syarat kelulusan yaitu:

1. Lulus PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru)

Kelulusan PLPG:
SAP = 0,3SUT + 0,4SUK + 0,3SWS

Keterangan:
SAP = Skor Akhir PLPG
SUT : Skor Uji Tulis
SUK : Skor Uji Kinerja
SWS : Skor Workshop

Dinyatakan lulus jika :
SAP minimal 70
SUT minimal 70
SUK minimal 76

2. Lulus UTN atau UKG (Uji Kompetensi Guru)

Jika guru sudah mempunyai nilai UKG (tahun 2015) diatas 80 maka hanya tinggal mengikuti PLPG (tidak perlu mengikuti UKG atau UTN yang dilaksanakan pada hari ke-11, dan jika belum mencapai UKG 80 guru harus mengikuti UKG dengan syarat lulus PLPG terlebih dahulu.

UKG dilaksanakan secara online di laboratorium komputer di LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan). Syarat kelulusan UKG nilai minimal 80. Jika tidak lulus, guru dapat mengikuti ujian lagi, maksimal empat kali. Ujian akan dilaksanakan dua kali dalam satu tahun.

Sumber: sekolahdasar.com

Dana Sertifikasi Guru di Siak Sudah 7 Bulan Tidak Cair

PERAWANGPOS, SIAK – Ribuan guru dari berbagai sekolah mengeluh karena Dinas Pendidikan Kabupaten siak dari april sampai menje­lang akhir oktober 2016 ini belum melakukan pembayaran dana sertifikasi guru.

Biasanya dana sertifikasi guru di­bayarkan setiap triwulan sekali, namun tahun 2016 sudah tujuh bulan ber­jalan belum ada tanda-tanda akan dibayarnya uang rangsangan bagi para guru yang telah mengan­tongi sertifikasi itu.

Terkait dengan hal tersebut DPRD Kabupaten Siak Sujarwo bersama dengan dinas pendidikan kabupaten siak H. Kadri Yafis, ketua PGRI Lukman,kepala Kemenag Muharom dan beberapa staf dinas pendidikan.Mengadakan pertemuan guna membahas sertifikasi guru yang berada dikabupaten siak,kamis (6/10) pagi ini.

Sumber: Koranriau.net

Senin, 03 Oktober 2016

Bersiap-Siap Akan Ada 528 Guru Honorer Siak Akan Diistirahatkan

PERAWANGPOS, SIAK- Mulai 2017 mendatang, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) atau sekolah lain yang sederajat, baik negeri dan swasta yang ada di seluruh kabupaten akan diambil alih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Di Kabupaten Siak terdapat 58 sekolah dengan rinci yakni, SMAN sebanyak 31 sekolah, SMKN sebanyak 12 sekolah, dan swasta SMA 1 sekolah, SMK 14 sekolah.

Sementara untuk jumlah guru dan pegawai lainnya yang akan dialihkan statusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) nya dari kabupaten ke pemprov sekitar guru PNS SMA sekitar 427 orang dan guru PNS SMK sekitar 173 orang. Untuk pengawas SMA 467 orang dan pengawas di SMK sebanyak 173 orang, PNS tenaga administrasi di SMA sebanyak 33 orang dan harmonis terasi di SMK sebanyak 14 orang.

Ahad (25/9/16), keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Siak Kadri Yafis dikutip dari riauterkini.com mengatakan bahwa saat ini proses pengalihan kewenangan dari kabupaten ke pemprov masih berjalan.

"Kita masih melakukan proses, dan pengalihan itu akan berlaku pada Januari 2017 mendatang," ujar Kadri.

Sementara itu, mengenai honorer yang ada di tiap-tiap sekolah masih menjadi bahan perbincangan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan Pemprov Riau. Pemkab Siak tetap berusaha agar seluruh tenaga honorer dapat diambil alih Pemprov.

"Untuk tenaga honorer yang ada, masih dalam perbincangan. Karena selama ini, mereka (tenaga honorer,red) ditanggung Pemkab Siak, sehingga apabila sekolah diambil alih untuk tenaga honorer nya bagai mana?," ujar Kadri Yafis.

Saat ini jumlah tenaga honorer yang ada sekitar 528 orang, dengan rincian guru non PNS 348 orang SMA, dan SMK sekitar 180 orang.

Kadri mengungkapkan bahwa, apabila tenaga honorer ini tidak diambil alih pihak Pemprov maka nasib mereka akan terancam dirumahkan atau diistirahatkan. "Kalau pihak Pemprov tak menerima tenaga honorer yang ada, kita pun begitu karena status sekolah mereka diambil alih Pemprov, dan akan salah apabila tenaga honorer itu dibiayai Pemkab," ungkapnya.

Sumber: riauterkini.com

Sabtu, 01 Oktober 2016

MIRIS !! SERING BOLOS MENGAJAR, 600 GURU IKUT PRAKTEK PENGGANDAAN UANG DIMAS KANJENG DAN KEPALA SEKOLAH JADI KOORDINATORNYA

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada siang hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Sering Bolos Mengajar, 600 Guru Ikut Praktek Penggandaan Uang Dimas Kanjeng Dan Kepala Sekolah Jadi Koordinatornya, simak info selengkapnya dibawah ini...
Pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Nganjuk, Jawa Timur, cukup banyak. Jumlahnya sekitar 1.200 orang. Yang ironi, 600 orang di antaranya adalah guru. Sebagian dari mereka tinggal di Padepokan Dimas Kanjeng dan bolos mengajar sejak Juli.
Mengapa banyak guru jadi pengikut Dimas Kanjeng? Ternyata, ada kepala sekolah yang bertindak sebagai koordinator. Merekalah yang mencari pengikut sekalian mengumpulkan uang yang dijanjikan bisa memperoleh kembalian dalam jumlah berlipat. Para korban setor uang dalam jumlah bervariasi. Mulai jutaan hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga :
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Nganjuk baru saja memeriksa lima guru dan kepala sekolah yang bertindak sebagai koordinator. Mereka bolos kerja sejak Juli karena tinggal di padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo.
“Lima guru dan kepala sekolah tersebut sebelumnya menetap di padepokan. Dengan demikian, mereka tidak menjalankan kewajiban mengajar. Karena itu, kelimanya lantas dipanggil,” kata Sekretaris Disdikpora Nganjuk Ibnu Hajar.
Terpisah, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada korban Dimas Kanjeng untuk aktif melaporkan ke Polda Jawa Timur. Tito meyakinkan korban penipuan dari Dimas Kanjeng akan terus bertambah.
“Ya kalau ada yang merasa jadi korban silahkan menyampaikan,” ujar Tito di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu (1/10).
Mantan Kapolda Metro Jaya juga mengapresiasi Polda Jawa Timur yang bertindak cepat untuk menangkap Dimas Kanjeng ini. Tito mengaku, kasus tersebut harus diusut sampai tuntas.
Saat ini Dimas Kanjeng telah ditetapkan tersangka kasus pembunuhan dan penipuan terhadap para santri di padepokannya. “Saya minta untuk lakukan tindakan tegas,” katanya.
Sebelumnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi tersangka pembunuhan terhadap dua orang santrinya yakni, Ismail dan Abdul Gani. Dia juga sudah menjadi tersangka dalam penipuan modus penggandaan uang. Selain kasus pembunuhan dan penipuan, Dimas Kanjeng juga diduga telah melakukan penistaan agama.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada siang hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

KABAR GEMBIRA, TUNJANGAN PROFESI GURU (TPG) TRIWULAN KE 3 UNTUK GURU PNS DAN NON PNS BESERTA INSENTIFNYA SEGERA DIBAYARKAN PEMERINTAH, CEK INFO DISINI..

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan Ke 3 Dan Juga Tunjangan Profesi Beserta Insentif Guru Non Pns Segera Dibayarkan Pemerintah, simak info selengkapnya dibawah ini...
Untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan ketiga tahun 2016 (Juli sampai dengan September) akan dibayarkan sekitar bulan Oktober oleh Pemda. “Tunjangan profesi dan insentif bagi guru non PNS aman. 
Pembayarannya akan dilakukan oleh Ditjen GTK ke rekening masing-masing guru sesuai dengan ketentuan,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata (01/09/16).
Data guru dan tenaga kependidikan (GTK) penerima TPG triwulan 3 tahun 2016 hasil pengiriman aplikasi data pokok pendidikan (Dapodik) dapat dilihat di laman resmi Kemendikbud. Pengecekan ini penting untuk melihat validitas data guru, data ini digunakan sebagai acuan pemberian aneka tunjangan bagi guru. Melalui laman ini pula dapat dilihat status pembayaran TPG tahun 2016.
Cara Cek Lembar Info Data GTK dan Pembayaran TPG Triwulan 3
1. Kunjungi laman Info GTK melalui salah satu link berikut ini:

http://223.27.144.195:8081
http://223.27.144.195:8082
http://223.27.144.195:8083
http://223.27.144.195:8084
http://223.27.144.195:8085

2. Masukan NRG sebagai UserID bagi guru yang sudah sertifikasi dan NUPTK jika belum sertifikasi, atau NIK bagi yang belum memiliki NUPTK.
3. Masukan tanggal lahir sebagai password dengan format penulisan YYYYMMDD. Contoh tanggal lahir 10 Januari 1968 ditulis 19680110
4. Pilih periode semester, lalu ketik kode kombinasi angka dan huruf (captcha), terakhir klik “Login”.
Baca Juga :
Semua data yang ada di lembar info GTK tersebut mengikuti perubahan data yang dilakukan pada aplikasi dapodik sekolah. Apabila ada perubahan atau perbedaan dengan data yang sebenarnya, maka lakukan perubahan atau penyesuaian data di aplikasi dapodik sekolah masing-masing. Sebelum dibayarkan TPG triwulan 3 tahun 2016, akan diterbitan Surat Keputusan (SK) TPG semester 1 tahun ajaran 2016/2017.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.

Senin, 26 September 2016

Jika Suatu Negara Mau Maju! Perhatikan Tenaga Pendidik

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan, Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan, Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa....

PERAWANGPOS - Masih hapal lirik lagu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di atas? Lagu untuk para guru dan pendidik. Lirik lagu itu menunjukkan betapa mulia profesi guru.

“Pendidik adalah teladan bagi peserta didiknya," kata CEO & Founder Elite Tutors Indonesia, Sumarsono, Kamis (16/9/2016).

Guru, lanjut Sumarsono, tidak hanya bertanggung jawab atas penyampaian materi tetapi juga berperan sebagai panutan.

Namun, tak bisa dimungkiri guru juga manusia biasa yang memiliki banyak kebutuhan hidup untuk dipenuhi. Sayangnya, keluhan soal kesejahteraan para guru masih terus saja bergaung.

Seperti dilansir Kompas.com pada Jumat (29/1/2016), misalnya, masalah ini menjadi agenda Konferensi Kerja Nasional III Persatuan Guru Republik Indonesia pada Januari 2016.

Keluhan yang mencuat antara lain pengucuran tunjangan belum tepat waktu. Persyaratan penerimaan tunjangan juga dirasa terlalu banyak. Proses kenaikan pangkat pun disebut masih rumit.

Belum lagi soal jabatan fungsional dan kecilnya pendapatan guru honorer. Juga, sejumlah tunjangan khusus disebut belum merata.

Padahal, tanggung jawab guru tidak kecil. Rasio guru dan murid juga sering tak seimbang.

Menurut PP 74/2008 tentang Guru, idealnya satu guru maksimal mengajar 20 siswa. Kenyataannya, satu guru kerap mendidik lebih dari 40 siswa pada satu waktu.

Terlebih lagi, ada tuntutan moral dan etika yang erat melekat pada sosok guru, mulai dari tutur kata hingga perilaku.

Untuk itu semua, seorang guru harus terus-menerus mengasah kualitas dan membangun kepribadian.

“Jadilah guru yang kehadirannya selalu dinanti peserta didik karena metode pengajarannya menarik," ujar Sumarsono.

Agar pengajaran efektif, lanjut Sumarsono, guru sebaiknya memastikan pula terlebih dahulu muridnya memang sudah siap menerima materi pelajaran.

Gairah

Dalam perbincangan dengan Kompas.com, Sumarsono mengaku tidak sependapat bila guru harus menjadi pahlawan tanpa tanda jasa. Bukan pula berarti guru perlu medali.

Namun, kata Sumarsono, guru harus dipastikan hidup sejahtera. Harapannya, kesejahteraan itu akan membuat guru terus termotivasi mengembangkan diri.

"Semakin berkembang guru, ia akan semakin maksimal mengajar, sehingga anak didik ikut berkembang," ungkap Sumarsono.

Menurut Sumarsono, saat ini pendidikan masih terlalu terpaku pada pengabdian. Seolah-olah, kata dia, mulianya profesi ini membuat guru tidak perlu sejahtera.

"(Namun), saya menekankan, pendidik jangan (lalu) menuntut dibayar mahal, tapi (pendidik yang harus) memantaskan diri,” tegas Sumarsono.

Tentu saja, guru juga harus terus menambah kompetensi agar pantas dibayar mahal itu. Di dalamnya termasuk mempelajari kasus-kasus yang berkembang di dunia pendidikan dan cara menghadapi anak-anak tertentu.

“Nah, bagaimana pendidik (sekarang) mau berkembang kalau sambil mikir besok mau makan apa? Pendidikan macam apa yang mau dibangun oleh pendidik yang tidak sejahtera?” tanya Sumarsono.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Sumarsono pun memastikan para tutor di lembaganya mendapatkan bayaran pantas dan hidup sejahtera. Dari situ dia juga memastikan kualitas para pengajar di lembaganya.

“Guru harus memiliki dua kualitas utama. Kualitas latar belakang akademik dan kepribadian menarik," tegas dia.

Menurut Sumarsono, peserta didik akan sulit menerima ilmu dari guru yang tidak konsisten dan perilaku kesehariannya bertolak belakang dengan ajarannya.

Sistem evaluasi pun Sumarsono bangun. Hasil dari proses ini dilaporkan pula ke orangtua murid, berbarengan dengan data perkembangan program.

"Jadinya, guru pun semangat belajar," ungkap dia.

Satu lagi, gairah atau passion adalah kata penting dalam proses pendidikan. Guru yang punya gairah tinggi mendidik akan otomatis punya empati kepada anak didiknya.

Dengan sendirinya, sebut Sumarsono, guru itu berpikir kesuksesan peserta didik adalah kesuksesannya. Sebaliknya juga buat para murid.

Lagi-lagi, gairah ini tak bisa dipisahkan dengan kesejahteraan. Sumarsono menganalogikan, gairah tanpa kesejahteraan ibarat mengendarai mobil tanpa pengisian kembali bensin. "Tinggal tunggu mogok (kalau begitu)," tegas dia.

Sumber : Kompas.com

Bagi Guru Mengikuti PLPG Bulan Depan, Ini Materinya

PERAWANGPOS, Bulan mendatang akan mulai dilaksanakan sertifikasi guru melalui pola Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Para peserta sertifikasi guru harus mempersiapkan diri sebelum mengikuti PLPG dengan mempelajari materi sesuai dengan bidang studi yang akan disertifikasi.

Kasubbag Kepegawaian Dinas Pendidikan (Disdik) Balikpapan Prapto Budi mengatakan, materi yang diberikan, berkaitan dengan kegiatan mengajar dan mata pelajaran. Seperti
pembuatan rencana pembelajaran, presentasi, pembuatan silabus, kemampuan mengajar, penugasan makalah, serta diskusi.

"Setelah itu diadakan tes. Pre test, post test, ujian lokal dan negara. Untuk soalnya menjadi kewenangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) setempat," kata Budi yang SekolahDasar.Net kutip dari Pro Kaltim (26/09/16).

Dia mengatakan kegiatan tersebut digelar Oktober. PLPG, terang dia tidak hanya diikuti guru dari Balikpapan, melainkan dari beberapa daerah di Indonesia. Panitia membagi peserta sertifikasi guru ke dalam satu rombongan belajar yang terdiri dari 30 guru.

PLPG dilaksanakan selama 10 hari di LPTK yang telah ditetapkan Kemendikbud. Ia menambahkan, untuk hasil test lulus tidaknya mendapat sertifikasi bisa diketahui satu bulan setelah ujian. Sebab menunggu selesainya semua kegiatan PLPG.

"Makin banyak peserta PLPG-nya makin lama pengumumannya. Seperti tahun lalu. Ada tujuh angkatan PLPG. Jadi diumumkan kelulusannya tiga bulan selanjutnya," kata Budi.

Bagi guru yang lulus akan mendapatkan tunjangan sertifikasi, namun mulai tahun ini dihadapkan syarat berat. Nilai minimal kelulusan sertifikasi guru melaui PLPG yang sebelumnya 42 dinaikkan menjadi 80. Nilai minimal harus menjadi target guru saat ini. Sehingga guru harus fokus belajar dan berlatih.

Sumber: SekolahDasar.Net

Selasa, 20 September 2016

SINDIRAN PEDAS PRESIDEN UNTUK PNS TERUTAMA GURU DAN KEPALA SEKOLAH, DISIBUKKAN DENGAN SPJ SAMPAI LUPA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR !!

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Berita PNS dan Guru kembali hadir dengan berita PNS pada maam hari. Presiden Joko Widodo memberikan sindiran pedas untuk para PNS indonesia terkait kesibukan mereka mengurusi SPJ membuat mereka lupa akan tugas dan tanggung jawab mereka. Penasaran dengan kelanjutan informasinya, silahkan dibaca dibawah ini....
Presiden Joko Widodo  meminta Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menko bidang Perekonomian untuk membuat sistem pelaporan yang simpel, tidak bertele-tele.
Sebab, yang terjadi selama ini, menurut Presiden, sekitar 60-70 persen birokrasi hanya sibuk mengurus Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang sulit dimengerti.
“Saya enggak tahu SPJ itu juga apa, saya enggak ngerti. Yang saya tahu, SPJ itu apa Bu? Surat Pertanggungjawaban. Isinya apa? Enggak ngerti saya. Tapi biasanya kalau saya lihat di meja-meja itu ngurusin kuitansi, dan ngurusin gambar-gambar, foto-foto,” kata Jokowi, sapaan Presiden saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2016, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/9).
Menurut Presiden, harus dipikirkan bagaimana menyiapkan sebuah laporan yang simpel, tetapi orientasinya adalah hasil. Terutama agar gampang diawasi, dan diperiksa.
Bukan laporan yang tebel-tebel. “Mohon maaf, energi kita juga jangan habis di SPJ-SPJ,” ujarnya.
Jokowi mengatakan, akibat SPJ, para penyelenggara negara mulai melupakan tugas utamanya.
Dia memberikan contoh, sekarang banyak guru dan kepala sekolah yang tidak fokus konsentrasi pada kegiatan belajar mengajar karena disibukkan dengan SPJ.
Demikian juga di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menurutnya, kementerian itu seharusnya konsentrasi 80 persen untuk mengontrol jalan, irigasi-irigasi yang rusak, dan mengecek jalan yang berlubang.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Pegawainya sibuk dengan mengurus SPJ.
“Coba di Pertanian juga, dulu kalau kita lihat setiap pagi, PPL (Pengawas Pertanian Lapangan), berjalan di pematang sawah, bercengkerama dengan petani, memberikan bimbingan ke petani. Sekarang, lihat di Dinas Pertanian, lihat di Kementerian Pertanian, semuanya duduk manis di meja, di ruangan ber-AC, ngurusi SPJ,” papar Presiden.
Ia mengingatkan, orientasi pemerintah harus pada hasil. Jangan sampai kehilangan energi, semuanya mengarah kepada SPJ.
Apalagi saat ini pemerintah menghadapi sebuah tantangan untuk menerapkan pelaporan keuangan pemerintah berbasis aktual.
“Ini lebih sulit lagi dalam pelaksanaannya,” pungkasnya.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Demikian berita dan informasi yg dapat redaksi Pilah Berita bagikan pada malam hari ini dan semoga bermanfaat. Jika berkenan mohon berikan komentar dan pendapatnya. Tetap setia bersama Pilahberita dan wassalam..
KATA KUNCI : sertifikasi guru, sergur, sergur kemdiknas go id, info ukg, peserta, sergur upi, sergur kemenag, sergur kemdikbud, sergur kemendiknas, informasi sertifikasi guru, sertifikat, info sergur, info guru plpg, info sertifikasi guru, info sertifikasi, pengumuman plpg, info terbaru sertifikasi guru, informasi tunjangan sertifikasi guru, sergur,  jadwal sergur, info sergur terbaru, www guru, guru video, film guru, guru online jobs, guru guru, freelance online, guru,

Sabtu, 17 September 2016

INI DIA SURAT EDARAN TERBARU PERIHAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU 2016DARI DIRJEN GTK

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat malam bapak dan Ibu Guru, PNS serta teman-teman sahabat Pilahberita lainnya dimanapun berada. Salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada malam hari ini redaksi Pilahberita hadir dengan informasi tentang Surat Edaran Terbaru Sertifikasi Guru 2016, simak info selengkapnya dibawah ini...

Lewat surat bernomor 29030/B.B4/GT/2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ditjen GTK membuat edaran kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota yang isinya adalah sebagai berikut :

Jadwal Sertifikasi guru, akan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2016 oleh perguruan tinggi LTPK yang ditetapkan Kementerian Riset Dikti
Peserta sertifikasi yang telah ditetapkan adalah guru yang diangkat sebelum 30 Desember 2005 sebanyak 53.883 orang dan guru yang diangkat setelah 30 Desember 2005 yang memiliki nilai UKG 2015 diatas 55, berjumlah 15.376 yang dirangking berdasarkan nilai UKG 2015 lalu. 
Baca Juga :
Dinas Pendidikan Kabupaten Kota agar menyampaikan kepada semua peserta sergur 2016 untuk melihat informasi perguruan tinggi penyelenggara sergur 2016 pada laman sergur.kemdikbud.go.id
Peserta Sertifikasi Guru wajib mempersiapkan diri sebelum mengikuti PLPG dengan mempelajari substansi materi sesuai dengan bidang studi yang akan disertifikasi. 
Materi tersebut telah disiapkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dan dapat diunduh melalui laman http://sertifikasiguru,id.
Standar kelulusan sertifikasi guru tahun 2016 adalah 80 pada akhir PLPG. 
Sumber : infogtk
Demikian Berita dan informasi yang dapat redaksi Pilahberita bagikan pada malam hari ini. Semoga bermanfaat untuk bapak dan ibu. Jika berkenan mohon dibagikan ya beritanya dan berikan komentar di kolom komentar dibawah ini. Terima kasih karena telah tetap setia bersama Pilahberita.com, situs berita resmi PNS dan Guru, terbaru, terupdate dan terpercaya di Indonesia.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
KATA KUNCI : sertifikasi guru, sergur, sergur kemdiknas go id, info ukg, peserta, sergur upi, sergur kemenag, sergur kemdikbud, sergur kemendiknas, informasi sertifikasi guru, sertifikat, info sergur, info guru plpg, info sertifikasi guru, info sertifikasi, pengumuman plpg, info terbaru sertifikasi guru, informasi tunjangan sertifikasi guru, sergur,  jadwal sergur, info sergur terbaru, www guru, guru video, film guru, guru online jobs, guru guru, freelance online, guru,

Selasa, 13 September 2016

Gara-Gara Defisit Anggaran! Tunjangan Guru Honorer Dipotong

PERAWANGPOS- Tunjangan guru honorer di Balikpapan akan dihapus pada Oktober mendatang. Gara-garanya ialah defisit anggaran yang tengah dialami Pemkot Balikpapan.

Kepala SD Negeri 2 Balikpapan Tengah (Balteng) Salgiman mengatakan, pihaknya sudah menerima instruksi Pemkot Balikpapan untuk melakukan penghematan anggaran pada triwulan keempat.

Sebagaimana diketahui, Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang disusun pihaknya memasukkan anggaran tunjangan guru honorer sebesar Rp 700 ribu per bulan. Anggaran itu melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah.

Tunjangan tersebut dibayarkan setiap bulan untuk 12 guru honorer atau tenaga bantu SDN 2 Balteng.

“Di triwulan keempat yang sifatnya tunjangan honorer, dana insentif dan dana ekskul itu tidak ada lagi yaitu hanya full gaji yang diterima guru honorer,” ujar Salgiman kepada Balikpapan Pos, Minggu (11/9) kemarin.

Tak hanya itu, dana konsumsi untuk makan dan minum (mamin) juga akan ditiadakan. Salgiman menyebutkan, masing-masing guru mendapatkan dana konsumsi Rp 7 ribu setiap hari. Dana itu diambilkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah.

“Dampak yang lain-lain seperti tunjangan untuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) maupun yang lainnya juga dihapus. Tapi untuk junjangan KPA ini tidak begitu berpengaruh, yang kami sayangkan tunjungan untuk guru honorer itu karena Rp 700 ribu bagi mereka sangat bermanfaat,” ucapnya.

Dia menjelaskan, guru honorer maupun tenaga bantu tak lagi mendapatkan tunjangan mulai Oktober nanti. Mereka hanya menerima gaji pokok sebesar Rp 1.050.000 per bulan.

Sumber: JPNN
Sumber: Ilustrasi

Minggu, 11 September 2016

SUNGGUH KETERLALUAN !! JADIKAN DAHI BOCAH ALAS TANDA TANGAN, MENDIKBUD DI-BULLY ABIS-ABISAN NETIZEN

Pilahberita.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Pada siang yang cerah ini kami menyajikan informasi tentang contoh yang buruk dari mendikbud !! Jadikan dahi bocah alas tanda tangan, mendikbud di-bully abis-abisan netizen. Penasaran dengan informasinya? Silahkan simak dibawah ini dan jangan lupa dibagikan ya..
Peristiwa tidak biasa Mendikbud Muhadjir Effendy menjadikan dahi bocah SD sebagai alas tanda tangan sudah hampir seminggu berlalu adem ayem.
SUNGGUH KETERLALUAN !! JADIKAN DAHI BOCAH ALAS TANDA TANGAN, MENDIKBUD DI-BULLY ABIS-ABISAN NETIZEN

Tepatnya ketika dia mengunjungi SD Islam Sabilillah, Malang, Sabtu (3/9). Kunjungan eks Rektor UMM 16 tahun (2000-Februari 2016) itu salah satunya melihat full day school yang diklaim ideal.
Namun, baru Jumat (9/9), foto ”unik” Muhadjir membubuhkan teken di atas jidat seorang siswa menjadi viral di media sosial. Bisa jadi itu serangan lanjutan setelah wacana full day shool digulirkan.
Tanpa keterangan latar belakang atau kronologis dari peristiwa tersebut, foto itu bak menjadi bola liar para netizen. Mayoritas bernada minor alias mencibir pejabat tinggi negara sekelas menteri itu.
Seperti netizen berinisial MA. Dengan pernyataan berbau kritik, MA menulis: ''Perkenalkan... Ini Mendikbud Indonesia, negara keempat terbesar di dunia. Namanya Pak Muhadjir. Yang mana orangnya? Yang MENJADIKAN DAHI ANAK TATAKAN BUAT MENULIS itu lho. Yang keempat dari kiri. Nah, itu Mendikbud Indonesia''.
Komentar pedas juga datang dari SW. ''Intinya apa yg dilakukan Mendikbud itu cermin bangsa yg tdk menghargai anak bangsa, klo bangsanya sendiri saja sdh tdk menghargai anak bangsa apalagi bangsa lain...........''.
Sebagaimana diberitakan radarmalang.co.id (Jawa Pos Grup)pada hari yang sama setelah kejadian itu, ratusan siswa SD Islam Sabilillah terlihat kegirangan. Mereka mendapat kunjungan Muhadjir hari kelima sekolah setiap pekannya.
Sejumlah siswa kelas 6 langsung mencari selembar kertas. Maksudnya untuk meminta tanda tangan Muhadjir. ''Pak Menteri, Pak Menteri, minta tanda tangan,'' ujar salah seorang siswa dengan polos.
Dalam waktu singkat, beberapa siswa lain mengerubungi Muhadjir sembari menodongkan kertas. Selanjutnya, dengan telaten, menteri kelahiran Madiun itu melayani permintaan anak-anak tersebut.
Bahkan, Muhadjir menjadikan dahi salah seorang siswa sebagai alas membubuhkan tanda tangan di selembar kertas. Anak tersebut tertawa kegirangan. Tak sabar mendapat teken Pak Menteri.
Baca Juga :
Terlihat, beberapa guru hanya bisa geleng-geleng kepala sambil tertawa melihat kelakuan anak didiknya mendapat perlakuan dari menteri yang menggantikan Anies Baswedan itu.
Kunjungan Muhadjir ke SD Islam Sabilillah Malang dapat dibilang studi banding wacana full day school yang dia gagas.
''Di sini adalah contoh sekolah full day yang berhasil. Pembentukan karakter dan kepribadian jadi ciri utama,'' puji Muhadjir usai berkeliling sekolah.
DOWNLOAD APLIKASI BERITA PNS DAN GURU LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA PNS DAN GURU DISINI >> play.google.com/BeritaPNSdanGuru
Selain itu, dia menyesalkan alasan keterbatasan fasilitas dalam rencana penerapan full day school. ''Fasilitas belum lengkap tidak boleh dipakai alasan. Tidak ada lapangan, anak-anak juga bisa bermain dengan baik,'' terangnya.
Demikian berita dan informasi yg dapat redaksi Pilah Berita bagikan pada siang hari ini dan semoga bermanfaat. Jika berkenan mohon berikan komentar dan pendapatnya. Tetap setia bersama Pilahberita dan wassalam..