Tampilkan postingan dengan label laka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laka. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 September 2016

Innalilahi! Tewas Ditempat Bripka Anita Setelah Kecelakaan di KM125

PERAWANGPOS - Bripka Anita meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipali. Mobil Avanza B 1255 TKQ yang dikemudikan Bripka Anita terguling dan masuk ke selokan di KM 125 jalur A, Sabtu (24/9/2016) sekitar pukul 10.05 WIB.

Kecelakaan itu bermula ketika polwan cantik yang bertugas di Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengemudikan mobil dari arah Cikopo menuju Palimanan. Diduga, Bripka Anita mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terguling masuk selokan dengan posisi semua roda berada di atas.

Bripka Anita meninggal di tempat kejadian. Saat ini, korban dibawa ke rumah sakit Indramayu dan sedang dalam penanganan Unit Laka Polres Indramayu.

“Bripka Anita meninggal di lokasi. Jenazahnya dievakuasi ke rumah sakit di Indramayu,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.

Sumber : Nusanews.com

Rabu, 14 September 2016

Di Mempura Laka X-Trail vs Mobillio

PERAWANGPOS, MEMPURA – Sekitar pukul 05.30 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di jalan  lintas Siak – Dayun, Rabu (14/09/16) yang mengakibatkan dua kendaraan rusak parah dan diduga pengemudi mobil mengantuk saat berkendara.

Kejadian ini berawal ketika mobil X-Trail dengan no pol BM 1902 LW yang dikendarai oleh Yayan dari Dayun menuju ke Siak, dengan Mobilio yang tanpa no pol tersebut yang dikendarai oleh Rizki yang hendak ke Dayun dari Siak.

Kapolsek Siak melalui Kanit Lantas HS Harefa membenarkan kejadian tersebut kepada infosiak.com

“Tadi pukul 5.30 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas di kelurahan Sungai mempura kecamatan Mempura menyebabkan 2 unit mobil tabrakan X-Trail Vs Mobilio, rusak parah diduga pengemudi mobil X-trail mengantuk saat berkendara,” jelas Harefa.

Adapun kronologis kejadian saat bermula kendaraan milik Yayan dengan mobil X-trail  hendak menuju ke Siak, tidak dapat mengendalikan mobilnya yang kecepatan yang tinggi. Sehingga pada pengemudi Riski yang mengemudi Mobilio yang berlawanan arah, tertabrak karena memang memakai satu jalur jalan karena satu jalur jalan ditutup.

“Memang benar di kelurahan Sungai Mempura tepatnya Tambak Rejo ada penutupan jalan yang sedang ditambal oleh Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak,” ujar Harefa.

Faktor penyebab kecelakaan tersebut salah satunya kurang kehatian-hatian dalam mengemudi dan lalai terhadap kepedulian diri sendiri (mengantuk red). Dengan tidak terkendali pengemudi mobil X-trail menabrak ban bagian depan kanan, ke bagian ban depan Mobilio sebelah kanan, dengan tidak bisa mengendalikan ke kiri ungkapnya.

“Tidak ada korban jiwa hanya saja terjadi luka dan memar merah bagian kaki dan tangan, atas kejadian ini kerugian materil diperkirakan mencapai 20 Juta lebih untuk dua kendaraan,” tandas Harefa.

Sumber: infosiak.com
Ket. Foto : ilustrasi

Sabtu, 10 September 2016

Gara-gara Ugalan Supir Bus, 1 Siswa SMK Tewas Ditempat

PERAWANGPOS, Gara-gara ulah sopir yang ugal-ugalan, sebuah bus menabrak bus lainnya dan dua pengendara motor, di Jalan Raya Nganjuk-Surabaya. Akibatnya, satu orang tewas dan satu orang lagi mengalami kritis.

Berdasarkan infomasi yang terhimpun, peristiwa kecelakan terjadi saat bus pariwisata Maju Cendana melaju kencang dari arah Madiun ke Surabaya. Bus ini dikemudikan oleh Mujiono (58), warga Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk.

Saat melintas di lokasi, bus berusaha mendahului kendaraan lain yang ada di depannya. Namun, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju berpariwisata lain yang sedang beriringan dengan pengendara motor.

Spontan menghindari tabrakan, sopir bus yang dari arah berlawanan langsung membanting setir ke arah kiri dan langsung menabrak pohon. Sementara bus Maju Cendana tetap melaju menyerempet badan bus dan menabrak pengendara motor.

Seketika, satu pengendara motor atas nama Topan Akbar (17), siswa SMK asal Kelurahan Mangundikaran-Nganjuk tewas di tempat. Sedangkan remaja yang diboncengnya, yakni Gilang (17), menderita luka parah dan kritis.

Kasus kecelakaan tersebut kini masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Nganjuk. Sementara sopir bus Maju Cendana langsung melarikan diri untuk menabrak pengendara motor. Kini, sopir tersebut jadi buronan polisi.

Sumber: Sindonews.con