Tampilkan postingan dengan label bupatisiak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupatisiak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2016

Bupati Siak Kagum Dengan Karya Tengku Firdaus di Sungai Apit

PERAWANGPOS, SUNGAI APIT- Bupati Siak H Syamsuar dalam kesibukan sehari-hari menjalankan tugasnya, tak lupa menyempatkan diri bersilahturahmi dengan warganya. Kemarin, Bupati H Syamsuar mengunjungi Tengku Firdaus Al Sahab seorang perajin gambus yang berada di Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Di sela-sela kunjungannya, Bupati menyampaikan kebangaan dan kekagumannya terhadap sosok Tengku Firdaus Al Shaba. Tengku Firdaus merupakan merupakan pengrajin alat musik tradisional melayu Riau, gambus dan marwas.

“Beliau sangat istiqomah melestarikan budaya lokal, membawanya ke kancah nasional bahkan internasional. Ratusan karya Pak Tengku, tidak hanya dibeli wisatawan dari Nusantara, tapi juga dari negara di Asia bahkan Eropa,” kata Bupati.

Tengku Firdaus sebelumnya berprofesi sebagai guru. Namun, beliau pensiun dini dari PNS, untuk menangkap peluang berwirausaha kerajinan alat musik tradisional tersebut. Padahal beliau masih punya waktu mengabdi sekitar 7 tahun lagi.

“Apa yang dilakukan Pak Tengku, sangat inspiratif sekali. Beliau memaksimalkan potensi dirinya, menghasilkan karya luar biasa yang bernilai ekonomis, membuka peluang kerja, memilih menjadi seorang pengusaha. Luar biasa.

Semoga banyak lahir ‘Pak Tengku-Pak Tengku’ lainnya di Siak. Menjaga budaya negeri, berdikari dan mandiri. Pemkab Siak akan memberikan dukungan penuh pada usaha-usaha ekonomi kreatif seperti ini. Mari menjadi pengusaha,” ajak Bupati.

Sumber: Riaumandiri.co

Sabtu, 01 Oktober 2016

Rapat Koordinasi Seluruh Bupati dan Walikota Se Riau di Pekanbaru

PERAWANGPOS, PEKANBARU - Dalam Rangka Serah terima Personil, Sarana Prasarana dan Dokumen (P2D) Sebagai Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah

Sebagai implikasi perubahan regulasi yang mengatur Pemerintahan Daerah, Kemendagri telah menerbitkan SE Mendagri Nomor 120/5935/S yang mengamanatkan pengalihan urusan pemerintahan dan menetapkan serah terima Berita Acara Personil, Sarana Prasarana, dan Dokumen (P2D) paling lambat tanggal 2 Oktober 2016.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Riau menganggap penting diselenggarakannya Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati/Walikota Se-Provinsi Riau.

Staf Ahli Kemendagri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro  dalam sambutannya mengatakan pemindahan kewenangan dari pemerintah Kabupaten/Kota kepada pemerintah Provinsi paling lambat dilakukan 2 Oktober 2016. Dikatakannya dengan pemindahan kewenangan dari pemerintahan kabupaten/kota akan meringankan anggaran kabupaten/kota khususnya penganggaran untuk pendidikan Tingkat SMA/Sederajat yang selama ini terus dianggarkan Kabupaten/Kota saat ini beralih ke Pemerintah Provinsi.

Sementara itu Gubernur Riau mengatakan Penyerahan P2D yang baru saja kita lakukan ini menunjukkan komitmen kita terhadap aturan. Artinya kita taat aturan perundang-undangan sehingga pengalihan kewenangan dari Kabupaten/Kota ke Provinsi mau pun Provinsi ke Pemerintah Pusat itu dapat disikapi dengan sinergitas yang baik, Ungkap Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman.

Pada saat sesi tanya jawab Bupati Siak Drs.H.Syamsuar, Msi mengatakan adanya keinginan-keinginan dari pusat agar lembaganya sama, apa yang bisa diperoleh dari situ apabila tidak sama seperti apa yang diinginkan Kementrian atau lembaga yang ada di Pusat tidak sama dengan daerah , mereka tidak mau membantu terhadap urusan yang ada didaerah. Kami juga mohon himbauan dari Bapak mendagri agar apabila semua urusan ada diseluruh lembaga-lembaga lainnya yang telah ditetapkan daerah, apa salah nya itu juga dialokasikan anggaran-anggaran untuk daerah.

Syamsuar juga mengatakan supaya tidak digugat kembali oleh APKASI, kemarin dalam pertemuan dengan  Menteri keuangan menyampaikan bahwa akan terbuka untuk mengajak dialog para kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati/Walikota agar Undang Undang yang kita buat ini benar-benar dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Melalui Bapak Suhajar agar disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri supaya bisa mengakomodir keinginan menteri keuangan secara transparan ini membahas konsep rancangan undang-undang ini sehingga nanti tidak ada lagi protes ke MK. Mudah-mudahan akan patuh dan taat terhadap sumpah jabatan yang telah ditetapkan.

Dalam Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati / Walikota se-Provinsi Riau, Bupati Siak didampingi oleh Ketua DPRD Siak Indra Gunawan,SE , Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Siak Zondri,SH ,  Wakil ketua DPRD Siak Sutarno, Sekda Kab. Siak T.S.Hamzah serta SKPD yang terkait./hms

Selasa, 13 September 2016

Temu Ramah Bupati Siak dan Grup Teater Yang Harumkan Nama Siak

PERAWANGPOS, SIAK- Bupati Siak Syamsuar Selasa, (13/09/2016) diruang kerjanya menerima kujungan silaturahmi dari grup teater ternama dari Siak. Rombongan yang berjumlah 7 (tujuh) orang tersebut bermaksud untuk mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan dari Bupati Siak dan sekaligus untuk silaturahmi kepada orang nomor satu di Kabupaten Siak.

Bupati dua priode tersebut menyambut ramah dan penuh senyuman kepada anak-anak teater tersebut.  “Saya atas nama pemerintah kabupaten Siak mengucapkan terimakasih kepada adek-adek semua, apa yang kalian raih tentu membawa harum nama kabupaten Siak,” ucap Syamsuar.

Saya memang ingin menghidupkan gedung kesenian tersebut walau masih ada kekurangan. Saya ingin setiap malam minggu ada kegiatan disana, jadi kesannya di Siak ini setiap hobi ada tempatnya dan bisa saja nanti kalian buat festival teater se-kabupaten, kata Bupati.

Macam kegiatan baca puisi kemarin itukan banyak anak-anak Siak yang ikut, kegiatan inilah yang sagat Saya sukai. Disamping menyalurkan hobi, kalian pun bisa membuat prestasi, ungkap Bupati.

Terus terang saat ini yang saya takutkan adalah narkoba, jangan sampai kalian coba-coba untuk menyicipnya. Nanti kalau kejo tak ado, kegiatan tak ado, sanggar-sangar seni tak aktif, seniman tak ado, akhirnya nantikan melakukan hal-hal yang tidak baik. Nah dengan adonya kalian ini saya harap bisa menularkan kepada kawan-kawan kalian yang lain. Kami, sebagai pemerintah mendukung kegiatan positif kalian ini dengan  membuatkan sarana.  

Kalau bisa nanti kalian tampil pada HUT kabupaten Siak, kami penasaran juga apa yang kalian tampilkan kemarin sehingga bisa menang, pinta Syamsuar.

Selain itu Bupati berpesan agar anak-anak Siak mempunyai jiwa usaha, seperti membuat usaha cenderamata. Seperti usaha ekonomi kreatif, usaha industri kecil itu banyak sekali peluangnya di Siak. Nanti modalnya akan kami bantu dan sekaligus akan diberikan pelatihan-pelatihan.

Di Siak ini kan masih kurang jiwa entrepreneur, jiwa berwirausaha. Wirausaha itu lebih besar penghasilannya dari pada pegawai honor, harap Bupati.

Sementara itu ketua rombongan Susanto, selaku sutradara teater merasa puas dengan sambutan dan dukungan dari Bupati. Ia berharap kesenian di Siak ini bisa maju dan berkembang. 

Beberapa waktu yang lalu kami berhasil memborong gelar juara pada lomba teater dan lawak tingkat Provinsi Riau yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau di gedung budaya.

Waktu itu kami menampilkan teater dengan judul Alang Daud, karena naskah kami sesuai dengan tema yang memuat kearifan lokal dan ada pesan mendidik dan humor.

Selama ini tempat atau wadah untuk menyalurkan hobi kami belum ada, adapun dewan kesenian Siak (DKS) saat ini kurang aktif.

Insya Allah tahun depan kami diikutkan lomba di tingkat nasional, pungkasnya./hms

Bupati Siak Serahkan 2 Ekor Hewan Kurban ke Masjid Dan Buruh Pasar

PERAWANGPOS, SIAK- Sempena dengan Pelaksanaan Hari raya Idul Adha, Syamsuar lakukan Peninjauan di beberapa lokasi penyembelihan hewan kurban, selasa (13/9/16).

Untuk hari raya idul adha kali ini, Bupati Siak Syamsuar menyerahkan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi yang di serahkan langsung kepada pengurus kurban mesjid Sultan Syarif Hasyim Komplek Islamic Center dan kepada Dinas Pasar yang terkhusus untuk BHL (Buruh Harian Lepas).

“Disamping perayaan hari raya Idul Adha, juga disebut sebagai hari raya kurban dan hari raya haji. Sebagai mana kita ketahui bahwa berkorban pada hari raya idul adha mempunyai nilai tersendiri disisi Allah Swt dan mengingatkan kita kepada cerita nabi Ibrahim yang sanggup mengorbankan anaknya demi perintah Allah Swt” Ujar Syam.

Lokasi yang pertama dikunjungi oleh Syam adalah Mesjid Sultan Syarif Hasyim yang berada di kawasan Kompleks Islamic Center di Kecamatan Siak, selanjutnya beliau mengunjungi lokasi kedua yakni di Sekitar Halaman Kantor Damkar di Kecamatan Mempura.

Selain itu, sempena dengan hari raya kurban ini bg Syam juga mengingatkan serta mengajak masyarakat, “Kita juga harus bisa berkorban demi kemajuan bangsa ini ke depannya, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing”.

“Saya berharap melalui peringatan hari raya kurban ini kita bisa menyembelih nafsu-nafsu yang tidak baik dan itu semua jelas dilarang oleh Allah Swt dan semoga ketaqwaan kita semua semakin bertambah”, harap Syam di akhir ucapannya.