Tampilkan postingan dengan label Saintek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saintek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2016

Google Luncurkan Smartphone "Penghancur" Samsung dan Apple

PERAWANGPOS -- Google akhirnya masuk dalam persaingan bisnis ponsel pintar global melalui perangkat terbarunya yang diberi nama Pixel yang akan jadi penantang ponsel premium sekelas Samsung Galaxy S7 sampai Apple iPhone 7.

Pixel berbeda dengan ponsel pintar seri Nexus, yang sebelumnya didesain oleh Google, tetapi perakitannya digarap oleh produsen peranti keras. Pixel benar-benar mengusung merek Google sekaligus jadi pengganti Nexus.

Pixel hadir dalam dua ukuran layar, yaitu 5 inci dan 5,5 inci. Material bodinya dibalut oleh alumunium dan disertai pemindai sidik jari di punggung ponsel. Google tak memberinya penomoran dalam hal nama agar tak membingungkan konsumen.

Kedua ponsel ini mengusung spesifikasi teknis yang sama. Prosesornya memakai Qualcomm Snapdragon 821 dan berjalan dengan sistem operasi Android 7.0 (Nougat). Google menjanjikan Pixel akan mendapat pembaruan langsung sistem Android, seperti halnya seri Nexus.

Kamera jadi unit yang paling diutamakan oleh Google. Dengan resolusi 12 megapixel, Pixel dijanjikan sebagai ponsel dengan kemampuan foto terbaik oleh Google. Lensanya memakai diafragma f/2.0. Kamera Pixel memeroleh nilai 89 dari DxOMark.

Begitu juga dalam perihal video, yang dijanjikan sangat stabil ketika merekam gambar. "Ponsel ini dirancang agar bagian dalam dan luarnya menjadi sederhana dan pintar,” kata Brian Rakowski, Wakil Presiden Manajemen Produk Google.

Keandalan dalam hal fotografi itu didukung oleh media penyimpanan foto di awan Google Cloud yang tanpa batas. 

Google Pixel tersedia dalam waktu hitam, biru, dan silver. (REUTERS/Beck Diefenbach)

Dalam kesempatan ini, Rakowski sempat menyindir perangkat Apple iPhone yang sering menunjukkan keterangan “Storage Full” lantaran tak ada ruang penyimpanan kosong dan membuat sering pengguna frustasi.

Google juga menyebut Pixel sebagai ponsel pertama yang dibangun dengan fitur asisten pribadi virtual Google Assistant yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui cuaca, lokasi, memesan restoran, sampai mencari konten di Internet. 

Rakowski pun mendemonstrasikan ia mengirim SMS memanfaatkan Assistant. Peranti lunak dengan kecerdasan buatan ini juga akan bekerja dengan aplikasi WhatsApp, Viber, dan aplikasi pesan lain.

Pixel juga telah mengadopsi colokan model baru USB Type-C untuk mengisi daya baterai dan transfer data. Teknologi pada baterainya diklaim bisa mengisi daya secara cepat.

Ponsel Google Pixel dijual mulai dari US$ 649 atau sekitar Rp8,5 juta dan mulai bisa dipesan hari ini, untuk kawasan Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan Inggris. Ia tersedia dalam warna hitam, silver, dan biru. 

Di Negeri Paman Sam, Google Pixel dijual mulai dari US$ 649 atau sekitar Rp8,5 juta dan mulai bisa dipesan hari ini. Ponsel ini juga mulai dijual di Australia, Kanada, dan Inggris. Belum diketahui pasti ketersediaan dan harga Pixel di negara lain. [Pp]

Sumber : CNN

Kamis, 29 September 2016

CEO APPLE : Kejatuhan Blackberry Sudah Di Prediksi

PERAWANGPOS  -- Keputusan BlackBerry yang secara resmi hengkang dari produksi ponsel pintar cukup mengejutkan banyak pihak. Dalam laporan keuangan kuartal kedua 2016 yang berakhir pada 31 Agustus diketahui pendapatan dari bisnis ponsel hanya US$105 juta.

Menanggapi keputusan pesaingnya, CEO Apple Tim Cook mengaku tidak kaget. Meskipun sudah menerapkan beragam strategi bisnis, menurutnya hal itu tidak lantas mengembalikan dominasi BlackBerry di industri ponsel pintar.

Kepada Financial Times, Cook mengaku tidak terkejut dengan keputusan BlackBerry yang melepas mereknya ke pihak ketiga. Menurutnya, hal itu menandakan akhir dari era BlackBerry di industri ponsel pintar.

"Saya pikir pendapatan mereka (BlackBerry) dari bisnis ponsel beberapa periode terakhir kian menurun drastis. Kami akan lebih fokus melihat kesempatan besar, bukan hanya di sisi konsumen tapi juga korporasi," ungkapnya.

Saat ini, BlackBerry mengklaim menguasai 0,1 persen bisnis ponsel pintar, yang disebut Cook berbanding jauh dengan pangsa pasar iPhone yang mencapai 13,8 persen.

Meski tidak mengungkapkan secara gamblang, sikap Apple yang memperluas pontensi bisnis ke ranah enterprise tentu membuka peluang baru. Mengingat sejauh ini hanya BlackBerry yang memiliki catatan fokus mendominasi bisnis korporasi.

Kemarin (29/9), di hari yang sama saat BlackBerry memutuskan untuk 'menghilang' dari persaingan bisnis ponsel pintar, Apple justru baru membuat kesepakatan dengan Deloitte.

Dalam kesepakatan tersebut, Cook mengatakan kemitraan dengan korporat merupakan langkah logis untuk mengamankan ceruk bisnis yang lebih besar.

"Ekspansi ke korporasi membuka peluang menjadikan iPhone dan iPad bukan sekedar mengirim surel, browsing, mengirim pesan, dan memaksimalkan kalender, tetapi benar-benar memaksimalkan perangkat untuk mendukung produktivitas," ucap Cook dalam sebuah wawancara.

Sebagai bagian dari kesepakatan, kedua perusahaan akan membuat unit konsultasi baru, Enterprise Next yang bertujuan membantu klien Deloitte di lebih dari 20 bidang dalam mendapatkan layanan yang lebih cepat.

Sumber : Financial Times

...dan Akhirnya Blackberry Pun Menyerah...

PERAWANGPOS -- Perusahaan ini pernah menjadi pembuat telepon pintar terbesar di dunia. Sekarang, mereka menghentikan semua produksinya.

BlackBerry menghentikan semua produksi dari perangkat mereka, yang telah membawa sebuah produk ikonik di awal era kejayaan internet. BlackBerry tidak lagi akan memproduksi telepon pintar, termasuk melalui pihak ketiga atau rekan mereka.

Hal ini menjawab semua spekulasi tentang apa yang akan dilakukan BlackBerry dalam peta bisnis telepon pintar, yang sejauh ini dikuasai oleh Samsung dan Apple.

Mereka telah mencoba beragam cara, seperti menggunakan sistem operasi Google Android, namun hal itu tidak memberikan dampak apapun.

"Perusahaan ini berencana untuk menghentikan semua pengembangan perangkat keras termasuk dengan partner kami," ujar CEO BlackBerry John Chen dalam pernyataannya, Rabu (28/9) seperti dikutir Independent.

Penghentian produksi ini akan membantu perusahaan menyelamatkan aset yang telah mereka dapatkan, kata John. Termasuk, itu akan ada rencana pengembangan perusahaan baru dengan desain yang baru lewat investasi yang telah dimiliki.

BlackBerry berharap penghentian produksi perangkat keras akan membuat mereka lebih fokus untuk pengembangan perangkat lunak.

BlackBerry sempat menjadi sebuah fenomena budaya, yang terinspirasi dari "CrackBerry" sebuah ide yang mana manusia bekerja dan berkomunikasi secara bersamaan. BlackBerry telah memberikan sebuah privasi tersendiri dengan BlackBerry Messenger yang membuat semua orang dipertengahan 2000-an menggunakannya.

Namun mereka tidak peka atas kemunculan sebuah telepon pintar yang sangat mewakili masa depan, telepon pintar dengan layar sentuh seperti yang dibuat Samsung dan Apple. Penjualan BlackBerry merosot, bahkan mereka terlalu terlambat untuk menyadarinya, sehingga tidak bisa lagi diselamatkan.

Sumber : CNN

Jumat, 23 September 2016

Google Beli Twitter

PERAWANGPOS --Twitter mempertimbangkan penawaran dari beberapa perusahaan media dan teknologi diantaranya Google dan Salesforce. Walaupun ada pertimbangan, Twitter belum akan menjual perusahaannya dalam waktu dekat.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (24/9), pembicaraan mengenai penawaran untuk melepas Twitter terus bergulir dan kemungkinan persetujuan dapat terjadi sebelum akhir tahun ini. Akibat rumor pembelian ini, saham Twitter meningkat 17 persen sebelum pembukaan bursa saham New York pada Jumat (23/9) waktu setempat. Sebaliknya, saham Salesforce justru menurun sekitar 3 persen. 

Saat ini saham Twitter dijual dengan harga 23 dolar AS, dan beberapa hari lalu penjualan sahamTwitter sempat menyentuh angka 20 dolar AS. Saat ini Twitter terus berupaya untuk meluncurkan beragam fitur untuk menarik penggunanya seperti fitur moment, stickers, dan menayangkan siaran langsung liga sepak bola Amerika Serikat. Bahkan,Twitter juga berencana  menayangkan langsung debat calon presiden dan wakil presiden AS. 

Twitter tidak pernah membukukan keuntungan dan pertumbuhan penjualannya juga melambat pada 2016 ini. Tercatat pada Juli 2016 pertumbuhan Twitter hanya mencapai 20 persen. Pertumbuhan ini dinilai terlemah sejak 2013. 

Analis dari CMC Market mengatakan, turunnya penjualan Twitter salah satunya disebabkan karena CEO Twitter Jack Dorsey terdistraksi dengan perusahaan lain miliknya, yakni Square. Selain mendirikan Twitter, Dorsey juga mendirikan Square yang merupakan layanan pembayaran pada perangkat seluler.  

"Dengan dua perusahaan yang dijalankannya, Dorsey jadi tidak fokus dan sosial media (Twitter)telah kehilangan jalannya," ujar Jasper.

Menurut Jasper, untuk menyelamatkan sosial media tersebut, Twitter perlu berada dalam naungan perusahaan besar. Dengan demikian, ini tidak hanya memperluas basis pengguna saja namun juga pengembangan fitur programnya akan lebih baik.

Sumber : CNBC

Selasa, 20 September 2016

Ponsel Tercepat Di Dunia Dengan RAM 18 GB

PERAWANGPOS - Anda mungkin pernah membayangkan memiliki smartphone anti lemot dengan kecepatan tinggi. Kini,smartphone itu bakal menjadi kenyataan dengan produksi Turing Robotic Industries (TRI).

Dilansir dari Techradar, Selasa (20/09/2016), ponsel super masa depan ini mengusung spesifikasi yang tidak biasa. Perangkat handphone ini didukung RAM 12 GB dan kamera dengan kapasitas 60 MP. Tidak hanya itu, ponsel ini juga dibenamkan storage 1 TB dan Qualcomm Snapdragon 830.

Sedangkan model lainnya, Monolith Chaconne dibekali RAM 18GB dan keyboard slide-out.

Kedua ponsel ini dibuat dari gabungan Graphene Oxide dan sel bahan bakar hidrogen sebagai bagian dari sistem tenaga hybrid mereka. Konon, handset itu bakal hadir sebelum akhir tahun ini.

Bukti ini diperjuangkan TRI selama setahun terakhir. Perusahaan awalnya berharap dapat mengirimkan ponsel itu pada Natal 2015, namun diundur hingga kemungkinan akhir 2016.

Sumber: rimanews.com

Selasa, 13 September 2016

Setelah Samsung Yang Terkena Masalah Terbakar, Kini Giliran Xiaomi

PERAWANGPOS, CHINA - Kasus terbakarnya smartphone nampaknya mulai mewabah. Setelah dalam beberapa pekan ini, punggawa terbaru Samsung, yakni Galaxy Note 7 banyak dilaporkan terbakar, lantaran terjadi permasalahan pada sistem baterai. Kejadian serupa kini juga dirasakan oleh pengguna Xiaomi.

Sebagaimana dirangkum dari laman Gizchina, dilaporkan seorang pemilik Xiaomi Mi 4c terluka, setelah smartphone miliknya itu tiba-tiba terbakar dan mengeluarkan asap saat berada di saku celana. Kejadian itu terekam oleh kamera CCTV yang ditayangkan oleh sebuah stasiun berita di provinsi Zhejiang, China. Dalam rekaman, tampak sang pria pemilik Xiaomi Mi 4C sedang menyeberang jalan ketika bagian belakang celananya tiba-tiba berasap.

Dari laman tersebut juga diceritakan, bagaimana seorang wanita yang berada di belakang korban, berusaha memadamkan sumber asap yang berada di balik celana, tak lain merupakan ponsel yang tengah terbakar. Api berhasil dipadamkan, tapi si pemilik terlanjur cedera dan dilarikan ke rumah sakit.

Merujuk dari foto perangkat Xiaomi yang hangus timbul dugaan bahwa api muncul dari bagian baterai. Pasalnya sang pemilik tidak sedang mengisi daya ketika ponsel berasap. Ada kemungkinan perangkat itu mengalami kerusakan ketika si empunya duduk mengingat lokasinya di saku bagian belakang celana.

Sayang hingga berita ini disebar luaskan, Pihak Xiaomi selaku pabrikan Mi 4c belum berkomentar mengenai insiden terbakarnya ponsel tersebut.

Sumber: seluler.id